7 Tanda Stres yang Sering Tidak Anda Sadari

Aktivitas yang berat seringkali membuat kita tidak sadar jika kondisi psikologis kita sedang terganggu. Steve Peters, profesor dan psikiater di Sheffield Medical School, mencatat kondisi yang mungkin sering Anda alami tetapi tidak Anda sadari adalah tanda-tanda stres.

Sejumlah kondisi ini dianggap normal. Namun ternyata hal tersebut menandakan bahwa kita secara psikologis mengalami gangguan dan berada dalam tekanan yang berlebihan. Apa saja tandanya?

1. Merasa terlalu emosional

Di waktu senggang, seringkali kita memikul banyak beban pikiran dan masalah di kepala kita, hingga semuanya turun ke perasaan dan membuat kita emosional bahkan menangis. Namun, seringkali kita menganggapnya sebagai sesuatu yang normal, hanya kondisi diri yang rapuh.

Jangan remehkan kondisi seperti itu. Hal inilah yang ternyata menjadi cikal bakal terjadinya gangguan emosi yang berkepanjangan dalam diri Anda.

2. Lembur jika tidak diperlukan

Dalam hal ini, lembur tidak hanya berarti bekerja melewati batas waktu normal karena kewajiban. Beberapa orang memilih tetap di kantor dan menunda pulang karena alasan pribadi.

Misalnya, mereka memilih lembur karena dapat digunakan sebagai pelarian untuk situasi yang ingin mereka hindari, seperti masalah keluarga, hubungan, mencoba. Pamer kepada atasan, dan lainnya. Sekilas, ini dianggap jalan pintas untuk mencegah stres, tapi lembur bisa membawa stres dan gangguan emosional.

Kerja berlebihan hingga kerja berlebihan bisa menjadi pelarian sementara tetapi potensial dari stres membawa stres yang lebih dalam. Oleh karena itu, pikirkan dua kali jika Anda terlalu memaksakan diri ketika menghadapi banyak masalah pribadi.

3. Sensitif / mudah tersinggung

Dalam kondisi tertentu kita bisa sangat mudah tersinggung. Hal-hal kecil yang mengganggu kenyamanan kita bisa kita tanggapi dengan amarah yang tidak proporsional.

Sering kali lebih mudah bagi kita untuk melampiaskannya kepada orang-orang terdekat dan tersayang. Ini dengan jelas menggambarkan bahwa kita sedang stres dan telah mengganggu stabilitas emosi.

Bagi atasan, berhati-hatilah dengan gejala ini. Staf atau bawahan tidak harus selalu menjadi sasaran emosi karena dampaknya bisa lebih buruk dari yang dibayangkan. Mengontrol diri dalam situasi seperti ini memang menjadi tantangan yang sulit.

4. Perubahan suasana hati

Perubahan emosi secara cepat merupakan kondisi dimana jarak antara kebahagiaan, kesedihan, dan amarah terasa begitu dekat. Ketiga hal ini terjadi secara bergantian tanpa alasan yang jelas. Jika ini yang terjadi pada Anda, mungkin ada yang salah dengan kondisi psikologis Anda.

Solusi yang bisa dicoba untuk diatasi perubahan emosi secara cepat karena stres, yaitu bicara. Cobalah untuk berbagi dan berbagi perasaan Anda dengan seseorang yang menurut Anda dapat memberikan perspektif lain dalam memandang kehidupan. Akan lebih baik jika orang ini bisa menjadi solusi atau solusi atas masalah yang sedang Anda hadapi.

Kemudian, itu juga terbuka dan menunjukkan apa yang terjadi pada kita pada diri kita sendiri. Artinya, terkadang dengan berbicara dengan orang lain kita baru menyadari apa yang terjadi pada kita.

5. Tujuan hilang

Hidup dengan tujuan yang jelas itu baik untuk kita. Kami akan menjalani setiap hari dengan percaya diri dan dengan rasa harga diri. Tetapi stres terkadang membuat kita merasa seperti telah kehilangan tujuan kita. Tanda stres seperti ini patut diwaspadai.

Melakukan hal terkecil sekalipun, tetapi Anda memahami tujuan yang akan membuat Anda bahagia dalam menjalaninya. Jadi ketika tujuan itu hilang atau kita tidak tahu apa yang kita tuju, kesenangan menjalani kehidupan sehari-hari juga akan hilang. Kondisi ini bisa disebabkan oleh stres dan bisa memicu gangguan emosi yang berkepanjangan.

6. Selalu merasa tidak dihargai

Ketika seseorang merasa semua perlakuannya tidak dihargai padahal faktanya tidak seperti itu, mungkin saja orang itu mengalami masalah psikologis. Perasaan tidak hormat dapat berdampak pada spektrum emosi lain seperti frustrasi, amarah, rendah diri, dan bahkan hilangnya kepercayaan diri.

Hal terbaik untuk dilakukan adalah mengambil alih pola pikir berpikir positif. Sebab, situasi seperti itu tidak bisa ditolong oleh siapa pun kecuali orang tersebut mengendalikan pikirannya sendiri.

7. Selalu ingin memegang kendali

Tanda atau gejala stres lain yang sering dialami adalah obsesi untuk mengontrol segala sesuatu, termasuk hal-hal di luar diri kita. Tren ini sangat umum. Intinya, kami mencoba yang terbaik untuk mengubah berbagai hal sesuai keinginan kami.

Untuk mengatasi gejala ini, kita harus mencoba menerima kenyataan dan fokus pada hal-hal di dalam diri kita.

Baca:  Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan Jika Terkena Air Keras

Postingan 7 Tanda Stres yang Sering Tidak Anda Sadari muncul pertama kali di Hello Sehat.