Flu Perut pada Anak, Memang Ada ya Mams?

Flu perut pada anak

Hai Mampaps, pernah dengar flu perut pada anak-anak? Yups, flu perut atau dalam bahan medisnya disebut gastroenteritis. Setiap anak pasti pernah mengalaminya, yuk cari tahu penyebabnya.

Gastroenteritis atau Flu Perut dan Penyebabnya

Flu perut pada anak-anak
Sumber: https://childrens.com/

Flu perut pada anak-anak atau gastroenteritis ditandai dengan muntah dan diare. Penyebab flu perut atau gastroenteritis adalah infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan, terutama lambung dan usus.

Baca Juga: Waspada! Infeksi Virus pada Anak!

Selain infeksi bakteri, flu perut atau gastroenteritis juga disebabkan oleh virus. Rotavirus, yang umum terjadi selama musim dingin. Sementara itu, adenovirus dan echovirus sama-sama menyukai iklim di musim panas dan musim semi.

Mama Papa Harus Tahu:

Biasanya dalam kehidupan sehari-hari, gastroenteritis atau lebih dikenal dengan istilah flu perut muntahan.

Kebiasaan tidak mencuci tangan setelah ke kamar mandi atau sebelum makan juga bisa meningkatkan risiko terkena flu perut atau gastroenteritis. Oleh karena itu, usahakan si kecil untuk selalu mencuci tangan sebelum makan atau setelah beraktivitas di luar ruangan.

Gejala Flu Perut atau Gastroenteritis

Flu perut pada anak-anak
Sumber: https://www.infectiousdiseaseadvisor.com/

Gejala flu perut pada anak Mampaps atau gastroenteritis dapat dikenali, di antaranya:

  • Diare dan muntah

Gejala tersebut akan muncul 1-3 hari setelah terinfeksi. Gejala biasanya berlangsung selama 1-2 hari, tetapi bisa juga berlangsung hingga 10 hari.

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Mual dan nafsu makan menurun
  • Sakit perut pada beberapa anak

Cara Mengobati Flu Perut pada Anak

Sumber: https://www.verywellhealth.com/

Mampaps, sebenarnya jika si kecil terkena flu perut atau gastroenteritis akibat virus Mampaps, Anda tidak perlu khawatir, karena bisa sembuh dengan sendirinya. Tujuan pengobatan untuk si kecil adalah untuk menghindari gejala yang memburuk dan mencegah dehidrasi.

Baca juga: Selain Rewel, Ini Tanda Bayi Sakit Perut yang Sering Kamu Abaikan!

Namun, jika disebabkan oleh peradangan akibat infeksi bakteri, si kecil membutuhkan antibiotik untuk membunuh bakteri tersebut. Untuk mendapatkannya Mampaps anda bisa membawa si kecil ke dokter.

Baca:  Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi, Aman dan Alami

Selain itu, pengobatan rumahan Mampaps dapat mendorong si kecil untuk mengonsumsi lebih banyak air dan makanan bergizi. juga merekomendasikan makan dalam porsi kecil, tetapi sering.

Untuk menghindari dehidrasi, Mampaps dapat memberikan larutan ORS sebagai pengganti cairan yang hilang.

Kondisi yang Harus Diperhatikan

Sumber: https://www.nytimes.com/

Ada syarat khusus yang harus Mampaps ketahui, yaitu jangan sampai si kecil mengalami dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi yang bisa dicek, seperti:

Menentukan Elastisitas Kulit

Kulit perut si kecil bisa "terjepit" di antara ibu jari dan telunjuk selama 30-60 detik. Jika kembali dalam> 3 detik, ini bisa jadi pertanda si kecil dehidrasi.

Baca Juga: Kapan Harus Waspada Saat Anak Mengeluh Sakit Perut

Nilai Mahkota Si Kecil

Jika Anda merasakan area mahkota dan menonjol selama si kecil flu perut atau entroenteritis Mampaps, Anda bisa berkonsultasi ke dokter.

  1. Mata cekung
  2. Mulutnya kering dan anak terlihat haus
  3. Anak terlihat lemas dan selalu ingin tidur.

Hal-hal di atas bisa dicermati, jika ternyata si kecil mengalami flu perut atau gastroenteritis, sebaiknya segera bawa si kecil untuk konsultasi.

Pasca Flu Perut pada Anak, Bu Benar Ada? muncul pertama kali di Mamapapa.id.