Mantap! BNN Jateng Sita 12,5 Kg Ganja Selama 2020

Mantap! BNN Jateng Sita 12,5 Kg Ganja Selama 2020
Ilustrasi BNN Marijuana Jawa Tengah

Solopos.com, SEMARANG – Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah atau Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah mengamankan sekitar 12,5 kg ganja selama 2020.

Selain ganja, tahun ini Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah juga menyita 1.575,50 gram sabu kristal, 561 butir ekstasi, 79 permen yang mengandung tetrahidrokanabinol (THC) atau yang populer dengan sebutan permen mariyuana, dan 6 paket THC cair.

Kepala Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah Brigjen Pol. Benny Gunawan mengatakan banyak narkoba hasil pengungkapan kasus oleh petugas selama periode 2020.

“Sepanjang 2020, Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah juga telah mengungkap 21 kasus penyalahgunaan narkoba dengan 40 tersangka,” kata Benny dalam keterangan resmi, Jumat (18/12/2020).

Menara Internet Kabupaten Klaten Runtuh, 2 Motor Ringsek

Selain kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba, sepanjang tahun Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah juga mengungkap tindak pidana pencucian uang (TPPU) narkoba. Sebanyak 2 kasus TPPU narkotika terungkap dengan 5 tersangka.

Sedangkan uang hasil Tindak Pidana Pencucian Uang Narkoba yang berhasil diamankan mencapai Rp1,2 juta, 1 rumah, 2 mobil, 2 sepeda motor, 2 jam tangan, dan 4 ponsel.

“Sepanjang tahun ini, kami juga memusnahkan 6.600 gram sabu, 62 kg ganja, dan 486 hasil ekstasi dari pengungkapan kasus sebelumnya,” tambah Benny.

Kecelakaan Odong-Odong di Batang jatuh ke jurang, 3 orang pengiringnya meninggal

Rehabilitasi Pengguna

Selain melakukan upaya penindakan, Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah juga memberikan layanan rehabilitasi bagi para penyalahguna narkoba.

Total ada sekitar 2.243 orang yang menjalani rehabilitasi ketergantungan narkoba. Dari jumlah itu, 402 orang menjalani rehabilitasi di ruang perawatan yang disediakan. Sedangkan sisanya 1.841 orang menjalani rehabilitasi rawat jalan.

Dituding Korupsi Covid-19 Bansos, Gibran: Tolong Buktikan, Saya Tak Takut!

Baca:  BMKG catat aktivitas gempa dirasakan selama September meningkat

Benny menambahkan, saat ini Indonesia sedang dilanda pandemi Covid-19. Perhatian pemerintah terkuras dengan pandemi Covid-19 yang masih mengancam keselamatan masyarakat.

Meski demikian, perhatian terhadap bahaya narkoba tak boleh surut. “Karena itu, kami dari Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah tidak akan pernah berhenti memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang membahayakan generasi bangsa,” ujarnya.

Posnya Hebat! BNN Jawa Tengah Sita 12,5 Kg Ganja pada tahun 2020 muncul pertama kali di Solopos.com.